PKM KELOMPOK PEKKA SAMARINDA

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  (PKM)

PEKKA ( PEREMPUAN KEPALA KELUARGA )


        Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) adalah program yang digagas pada akhir tahun 2000 sebagai bagian dari inisiatif Komnas perempuan yang dikenal sebagai "Proyek Janda". Dilansir dari PEKKA peduli tujuan dari program ini adalah untuk mendokumentasikan kehidupan para janda daerah-daerah yang dilanda konflik. Hal ini juga dilakukan bersamaan dengan niat Bank Dunia melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dalam merespon permintaan janda di daerah daerah yang di landa konflik untuk mengakses sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan ekonomi dan pengalaman traumatis mereka dengan lebih baik.


        Program PEKKA ini sudah melakukan kegiatan pada pertengahan tahun 2001 dan sejalan dengan berkembangnya kelompok PEKKA diberbagai wilayah di Indonesia. Pada daya dari survei sosial ekonomi nasional badan Pusat statistik pada tahun 2020, secara keseluruhan ada 11,44 juta keluarga dikepalai oleh perempuan yang artinya 1 dari 4 rumah tangga di Indonesia dikepalai oleh perempuan. Mayoritas dari perempuan yang menjadi kepala keluarga rumah tangga tersebut, hidup di bawah garis kemiskinan.

        PEKKA sendiri sudah berkembang di seluruh penjuru provinsi di Indonesia tak terkecuali provinsi Kalimantan Timur khususnya di Samarinda. di Samarinda sendiri memiliki nama komunitas yakni Mompreneurs. Menjadi salah satu komunitas perempuan, Mompreneurs mengait banyak perempuan perempuan yang menjadi kepala keluarga. Mompreneurs sendiri merupakan komunitas lokal yang ada di Samarinda yang memiliki visi untuk menciptakan perempuan berdaya secara ekonomi mandiri sukses dan bahagia. Salah satu misi mereka adalah dengan mengembangakan sumber daya  ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dan pemberdayaan serta mengetaskan kemiskinan melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Salah satu bentuk pemberdayaan yang dilakukan oleh komunitas ini adalah dengan mengadakan pelatihan berbasis UMKM untuk membentuk para perempuan yang ada di Samarinda dalam meningkatkan minat usaha dalam keluarga mereka sendiri (Rahmadana, M., & Alisalman, M. (2023).

        Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah pelaksanaan pengalaman ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional (Lansir dari Direktorat Pengambdian Kepada Masyarakat). Hal ini menunjukan bahwa PKM sendiri merupakan bagian dari Integral tri dharma perguruan tinggi yang dalam pelaksanaanya tidak terlepas dari dua dharma yang lain serta melibatkan segenap sivitas akademik yang dimana meliputi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan serta alumni. 

       Pelaksanan program ini digarap langsung oleh salah satu kelompok pengabdian pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang di ketuai oleh Dr. Rina Juwita, M.HRIR, dan berhasil lolos pendanaan oleh kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset  dan Teknologi untuk tahun 2024.  Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Fisip Unmul menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya di garap oleh beberapa dosen namun juga mengikutsertakan beberapa mahasiswa dari beberapa program studi  dan objek utama dari kegiatan ini tentunya melibatkan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) anggota dari komunitas Mompreneurs di Kota Samarinda.


    Adapun tujuan dari kegiatan ini selain memberdayakan Perempuan Kepala Keluarga untuk membangun kemandirian anggota Mompreneurs dalam menjalankan Kelompok Usaha Bersama (KUB) juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar dan memahami bahwa bagaimana proses pendampingan yang akan dilakukan langsung oleh mahasiswa yang ikut berpartisipasi. Dalam kelompok PKM FISIP Unmul ini mengkait dua program studi tidak hanya dosen tapi juga mahasiswa yang memiliki program studi yang berbeda, pendampingan KUB ini tentu membutuhkan kedua program studi tersebut yakni Program Studi Administrasi Bisnis yang nantinya akan banyak fokus pada Financial Literacy atau pengelolaan keuangan dalam menjalankan sebuah usaha dan Program Studi Ilmu Komunikasi yang akan banyak fokus pada Digitalisasi Komunikasi Pemasaran dalam usaha tersebut. Kolaborasi yang nantinya diharapkan mampu membantu Kelompok Usaha Bersama (KUB) ini mencapai tujuan yang diinginkan.

    Kegiatan PKM ini dibentuk menjadi tiga kelompok usaha yang dimana didalam satu kelompok berjumlah 5 orang dan didampingi oleh 2 fasilitator dari Mahasiswa. kegiatan pendampingan juga sedang berjalan terhitung dari tanggal 01 Agustus 2024 hingga saat ini, tiga kelompok KUB ini terdiri dari KUB Amplang, KUB Kripik Singkong dan KUB Herbal. Ketiga nama usaha KUB ini diinisiasi langung oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Fisip Unmul, dan pendampingan akan berlangsung selama 4 bulan kedepan, dimana mahasiswa/ fasilitator akan secara rutin melakukan kunjungan dan pendampingan kepada KUB Ibu-ibu PEKKA.


~~~~~


Thank you for reading... see you in my next story

@mrllnaaa 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

EKSPLOR SALAH SATU WARISAN BUDAYA DAYAK DI TENGGARONG

PROGRAM BUMRT DI SAMARINDA

BACA BUKU DI LINGUNGAN RT